JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Idza : Ada 2.235 Orang Brebes Yang Mengalami Ganguan Jiwa


Brebes,Jendelaindo - 
Berdasarkan data WHO pada tahun 2019 di seluruh dunia sedikitnya ada 450 juta orang mengalami masalah kesehatan jiwa. Sepertiganya mereka berada di negara berkembang, seperti Indonesia. 

Dari hasil Research Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 diketahui angka revalensi gangguan jiwa berat di Indonesia sebesar Tujuh per Seribu rumah tangga. Sedangkan di Jawa Tengah Sembilan per Seribu rumah tangga.

“Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat di Kabupaten Brebes mencapai 2.235 kasus pada tahun 2020 dan ditemukan 54 kasus pasung di dalamnya,” demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat membuka Rapat Kordinasi (Rakor) Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di ruang OR Setda Brebes, Selasa (16/3).

Kata Idza, ODGJ di Kabupaten Brebes rata rata ditemukan dari keluarga miskin yang tidak memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesmas/Jamkesda). Untuk itu, Idza menekankan agar mereka mendapat perhatian khusus dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan akedemisi. 

“Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga sangat berhubungan dengan sektor lain seperti sosial, ekonomi, pendidikan, keamanan dan ketertiban,” ungkap Idza.

Idza mengingatkan, di Kabupaten Brebes jangan sampai ada kasus pasung lagi, karena pasung merupakan tindakan yang tidak manusiawi.

Pembentukan TPKJM, lanjutnya, sangat tepat sebagai salah satu strategi upaya pencegahan dan pengendalian kesehatan jiwa masyarakat. Nantinya TPKJM diharapkan dapat mengidentifikasi dan memetakan masalah, identifikasi sumber daya, merumuskan alternatif solusi, merencanakan dan melakukan intervensi penyelesaian masalah hingga melakukan monitoring dan evaluasi.

Sebagai narasumber dalam Rakor menghadirkan dr Anita Virgianti Sp Kj dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono MM.

Rakor diikuti 60 orang yang merupakan perwakilan dari Polres Brebes, Kodim 0713/Brebes, OPD terkait serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.

Red/Tim
Lebih baru Lebih lama