JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pelayanan Normal Kembali, RSUD Kardinah Kembali Terima Pasien Non Covid

Tegal,Jendelaindo - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal kembali melayani pasien non Corona Virus Disease 19 (Covid-19)  setelah sebelumnya menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Pantura Barat.

Plt. Direktur RSUD Kardinah drg. Agus Dwi Sulistyantono
menyampaikan bahwa saat ini pelayanan di RSUD Kardinah sudah normal kembali. Fungsi ruangan rawat inap yang sebelumnya digunakan untuk rawat inap pasien Covid-19 sudah dikembalikan kembali ke ruang perawatan biasa. Demikian juga upaya relaksasi sudah dilaksanakan dalam satu minggu terakhir. Ruangan-ruangan yang sebelumnya digunakan untuk rawat inap pasien Covid-19 sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan selama dua minggu, ruangan-ruangan tersebut tidak digunakan.

"Dari 255 bed yang sebelumnya digunakan pada puncak Covid di bulan Juni-Juli, kita turunkan menjadi 88 bed yang terdiri 11 bed ICU dan 77 bed rawat inap," tutur  drg. Agus Dwi saat melakukan konferensi pers di Aula RSUD Kardinah, Senin (23/8/2021).

Dijelaskan drg. Agus Dwi, semenjak meningkatnya kasus  Covid-19 di bulan Mei, Juni dan Juli 2021 di Kota Tegal,  RSUD Kardinah menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya. 

Saat itu dari kapasitas yang dimiliki RSUD Kardinah sebanyak 413 bed yang tersedia, RSUD Kardinah menyediakan 255 bed rawat inap isolasi dan 88 ICU khusus Covid-19. Saat ini seiring terjadi tren penurunan pasien Covid-19 sejak awal Agustus 2021 yang dirawat di RSUD Kardinah, saat ini RSUD Kardinah hanya merawat dua pasien Covid-19 di ICU dan lima pasien Covid-19 di ruang isolasi rawat inap.

Disebutkan drg. Agus Dwi, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit tersebut selama bulan Januari sebanyak 129 orang, Februari sebanyak 54 orang, Maret sebanyak 38 orang, April 22 orang, Mei sebanyak 47, Juni sebanyak 330 pasien, Juli sebanyak 502 pasien dan untuk bulan Agustus sampai dengan tanggal (23/8) total 29 orang.

"RSUD Kardinah siap dan aman menerima pasien non Covid-19. Selain sudah melakukan relaksasi ruangan selama dua minggu, RSUD Kardinah juga sudah melokalisir kamar perawatan untuk pasien Covid-19 ditempatkan dalam area yang aman dan berjauhan dengan ruang rawat inap pasien non Covid-19. Selain rawat inap, RSUD juga sudah membuka pelayanan poliklinik seperti biasa," jelas drg. Agus Dwi yang juga Ketua PMI Kota Tegal. Agar aman bagi pasien dan keluarga pasien, RSUD Kardinah juga akan menerapkan penunggu pasien dan pembezuk untuk sudah mengikuti vaksinasi atau surat keterangan dokter apabila tidak dapat mengikuti vaksinasi. Bagi pasien yang belum vaksinasi, RSUD Kardinah akan berupaya memberikan edukasi pentingnya vaksinasi.

drg. Agus Dwi menyampaikan RSUD Kardinah tetap menerima rawat inap pasien Covid-19, baik dari Kota Tegal maupun   dari daerah sekitar.  Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalkan ada ledakan kasus Covid-19 kembali, RSUD Kardinah sudah menyiapkan langkah-langkah kedaruratan. 

“Perhatian kami kepada pasien non Covid-19 bukan berarti kita mengabaikan pasien Covid-19,” terang drg. Agus.

Jika terjadi lonjakan Covid-19, selain pada September alat PCR sudah ada, RSUD Kardinah sudah menyiapkan 
kontijensi pertama adalah penggunaan ruang lavender atas dan bawah, ruang ini digunakan apabila terjadi ledakan kasus Covid-19 kembali, pasien-pasien non Covid-19 yang sebelumnya dirawat di ruang lavender akan di relokasi, sehingga pasien Covid-19 bisa menggunakan ruang lavender.

"Jika sewaktu-waktu terjadi ledakan Covid-19, setidaknya RSUD Kardinah sudah menyiapkan 40% kapasitas Rumah Sakit untuk pasien covid-19, ini sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan apabila masuk ke zona merah maka Rumah Sakit harus menyediakan minimal 40% dari kapasitasnya untuk pasien Covid-19," pungkas Plt. Direktur RSUD Kardinah.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama