JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Api Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya 13 Kapal di Kota Tegal

Tegal,Jendelaindo -  Polres Tegal Kota melaksanakan penyelidikan terkait kebakaran yang terjadi dua galangan kapal di Kota Tegal yaitu milik PT Tegal Shipyard Utama (TSU) dan CV Sumber Pangan Tegal. Dua galangan yang lokasinya bersebelahan itu terletak di kelurahan Mintaragen , Tegal Timur, Kota Tegal.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menerangkan pihak kepolisian masih mengadakan olah TKP terkait kepentingan penyelidikan. 

"Adapun saksi terkait kejadian yang sudah dimintai keterangan berjumlah empat orang," kata Kabidhumas, Rabu (17/11) sore.

Berdasar keterangan Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), lanjut Kabidhumas, tercatat sembilan orang dengan rincian nama Wanda 2 kapal, Rizal 2 kapal, Otong 2 kapal,  Andi 2 Kapal, Rena 1 kapal, Daryono 1 kapal, Riswanto 1 Kapal, Atik 1 Kapal, Muklas 1 Kapal.

"Jumlah keseluruhan ada 13 Kapal yang terbakar dari 9 pemilik," jelas Kabidhumas.

Sejauh ini, api sudah padam namun masyarakat tetap dilarang mendekat ke lokasi. 

Kombes M Iqbal juga menjelaskan petugas pemadam sempat kesulitan untuk memadamkan api dikarenakan jarak antar kapal yang berdekatan dan tidak ada akses keluar. Terlebih lokasi kebakaran sulit terjangkau mobil pemadam.

"Mobil pemadam kebakaran yang terlibat ada 8 kendaraan dari Tegal Kota, Tegal Kabupaten dan Brebes. Bahkan, mobil pemadam kebakaran sampai lima kali bolak-balik ambil air," ungkapnya.

Terkait awal mula kebakaran, Kabidhumas menerangkan bahwa polisi masih menggali sejumlah bukti tambahan. Namun berdasar keterangan seorang saksi bernama Toha, 50. Dirinya saat itu tengah melakukan perbaikan dan tiba-tiba  melihat api membubung dari sebuah kapal.

Tak lama kemudian dia mendekat namun api sudah membesar. Toha lantas melaporkan kejadian itu pada anggota jaga malam perusahaan.

"Selanjutnya mereka melaporkan ke Polsek kawasan pelabuhan yang langsung berkoordinasi dengan pemadam kebakaran," imbuh Kabidhumas.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama