PKB Banjarnegara Gaungkan Kesetaraan Lewat Penampilan Qori Disabilitas di Muscab

Jendelaindo News
Oleh -

JENDELAINDO - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banjarnegara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dengan suasana berbeda.

Kegiatan tersebut menonjolkan nilai inklusivitas melalui pelibatan penyandang disabilitas dalam prosesi pembukaan acara.

Momen tersebut terlihat saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh qori penyandang disabilitas netra, didampingi penerjemah bahasa isyarat.

Qori melantunkan ayat menggunakan mushaf Al-Qur’an Braille, sementara rekannya menyampaikan makna ayat melalui gerakan isyarat.

Ketua DPC PKB Banjarnegara, H. Wakhid Jumali, mengatakan kehadiran pembaca Al-Qur’an dari kalangan disabilitas bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen partai terhadap inklusivitas.

"PKB Banjarnegara ingin menegaskan bahwa semua warga negara memiliki kedudukan yang setara. Saudara-saudara dari kalangan disabilitas memiliki potensi, .yang harus diberi ruang,” ujar Wakhid.

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, H. Sarif Abdillah. Ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan positif dalam dunia politik lokal yang mulai memberi ruang lebih luas bagi kelompok rentan.

Selain prosesi pembukaan, Muscab juga membahas sejumlah agenda strategis partai, di antaranya penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah, dalam sambutannya menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia menekankan pentingnya soliditas kader serta kehadiran partai di tengah masyarakat.

“PKB harus terus hadir sebagai pelayan masyarakat, dengan mengedepankan keteladanan dan kerja nyata,” kata Ida.

Kegiatan Muscab turut diwarnai penampilan seni Tari Dawet Ayu sebagai representasi budaya lokal Banjarnegara.

Selain menjadi hiburan, pertunjukan tersebut mencerminkan komitmen partai untuk tetap berpijak pada nilai kearifan lokal.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Bupati Banjarnegara, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banjarnegara, anggota DPRD dari Fraksi PKB, serta pimpinan partai politik di tingkat daerah.

Forum Muscab yang diikuti pengurus DPC, DPAC, hingga badan otonom (Banom) dan lembaga di bawah naungan PKB Banjarnegara itu juga menjadi ajang evaluasi kinerja serta perumusan program kerja ke depan.

Selain itu, forum ini diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat posisi partai dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

(ief/fee)