JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

2 Pelaku Pembobolan ATM Modus Baru Berhasil Diamankan Polres Depok

Depok, Jendelaindo - Polisi menangkap dua dari tiga orang komplotan pembobol mesin ATM di SPBU Jalan Gas Alam, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Selasa (24/8/2021). Pelaku yang diamankan berinisial YEC (34) dan TA (21), sedangkan rekannya R masih dalam pengejaran.

Kaporles Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan kawanan ini tertangkap setelah dipergoki oleh petugas bank yang hendak mengisi uang di mesin ATM.

“Mereka tertangkapnya pada saat petugas bank yang hendak mengisi ATM. Para pelaku ini grogi, lari dan dikejar,” ujar Kombes Imran kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (25/8/2021).

Imran menjelaskan, para pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak tujuh kali. Saat menjalankan aksinya pun mereka berbagi peran. Satu orang mengambil uang, sedangkan dua lainnya mematikan mesin ATM dan menghalangi pintu masuk.

Sementara untuk modus operandinya, lanjut Kapolres, dengan mematikan sambungan listrik yang mengaliri mesin ATM pada saat proses penghitungan. Dengan begitu, saldo yang ada tidak berkurang, sementara uang yang telanjur keluar diambil dengan dicongkel.

“Jadi setelah kartu ATM dimasukkan dan ditekan nominal uang yang diinginkan, begitu proses penghitungan, listrik dimatikan. Saat itulah dia mencongkel dengan obeng dan menjepit dengan pinset uang tersebut,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para pelaku pembobolan ATM ini akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara. Para pelaku kini mendekam di tahanan.(Red/Arief/Hms)

Lebih baru Lebih lama