HEADLINE ➤ JENDELAINDO NEWS UPDATE ➤ Rugikan Negara Rp.22,7 Triliun, Mantan Dirut Asabri Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara ➤ BKPK Gelar OTT, Dikabarkan Wali Kota Bekasi Diamankan ➤ Hebat, Awali Tahun 2022 Polres Tegal Ungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu ➤ Terbakar Api Cemburu, Suami Tega Bacok Leher Istri Saat Tidur Hingga Tewas ➤ Wau! Ladang Ganja Seluas 16 Hektar ini Berhasil Dimusnahkan ➤ Batal Dihapus, Presiden Jokowi Instruksikan BBM Premium Disalurkan di Seluruh Indonesia ➤ Bahar Smith Ditahan Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong ➤ Ajak Anak SD Nonton Film Porno, Pria ini Diduga Mencabuli Sebanyak 2 Kali ➤ Kejaksaan Tinggi Banten, Pecat Jaksa Nakal Yang Diduga Memeras Terdakwa ➤ Presiden Joko Widodo : 136 Kasus Varian Omicron, Perketat Pintu Masuk Kedatangan dan Karantina ➤ 14 Kepala Pukesmas Kembalikan Dana Dugaan Korupsi Covid-19 ➤ Artis Yang Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Online Bukan Hanya CA ➤ Perokok Wajib Simak : Ini Dia Daftar Kenaikan Harga Rokok Tahun 2022 ➤ Wau! Artis ini Bandrol Tarif Sekali Kencan Sebesar 30 Juta ➤ Terjaring OTT, Satlantas Polresta Ambon ini Dinonaktifkan ➤ www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

3 Anggota Gangster Remaja Tangerang Dibekuk, Usai Bacok Pelajar di Mauk

Tangerang, Jendelaindo - Petugas Polresta Tangerang menciduk tiga anggota gengster remaja, pelaku pembacokan seorang pelajar di Jalan Raya Mauk-Sepatan, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang .

Dalam peristiwa itu, korban yang diketahui bernama Ardiansyah (17), menderita luka bacok di punggung. Selanjutnya, ketiga pelaku digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan keterkaitan dengan geng lainnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni AR alias Pokek (16), RHG (16), dan FF (17). Ketiganya masih berstatus sebagai pelajar.

“Ketiganya ditangkap saat petugas melaksanakan patroli, pada Minggu 15 Agustus 2021. Peristiwa pembacokannya sendiri terjadi, pada 10 Agustus 2021,” katanya, kepada wartawan di Kosambi, Tangerang, Selasa (24/8/2021).

Dilanjutkan Wahyu, dalam menjalankan aksinya gerombolan gangster remaja ini kerap beraksi pada malam hingga dini hari. Mereka menyerang secara acak siapa saja yang ditemuinya di Jalan. Tidak jarang, serangan ini mematikan.

“Jadi saat itu korban bersama beberapa temannya hendak pulang. Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan para pelaku yang konvoi sambil mengacungkan senjata tajam. Korban kemudian berusaha putar arah,” jelasnya.

Saat tengah berusaha putar arah itu, korban terkena sabetan benda tajam pelaku hingga jatuh terjungkal. Pada saat itu, rekan-rekan pelaku lainnya langsung menganiaya korban dengan memukul dan menendangnya.

“Usai menganiaya korban, para pelaku melarikan diri. Sedangkan korban dibantu teman-temannya langsung dibawa ke RS Pakuhaji. Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Mauk dan berhasil diungkap,” sambungnya.

Dalam penangkapan ketiganya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, celurit, dan 3 unit telepon genggam. Selanjutnya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(Red/Hms)

Previous Post Next Post