JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

3 Anggota Gangster Remaja Tangerang Dibekuk, Usai Bacok Pelajar di Mauk

Tangerang, Jendelaindo - Petugas Polresta Tangerang menciduk tiga anggota gengster remaja, pelaku pembacokan seorang pelajar di Jalan Raya Mauk-Sepatan, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang .

Dalam peristiwa itu, korban yang diketahui bernama Ardiansyah (17), menderita luka bacok di punggung. Selanjutnya, ketiga pelaku digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan keterkaitan dengan geng lainnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni AR alias Pokek (16), RHG (16), dan FF (17). Ketiganya masih berstatus sebagai pelajar.

“Ketiganya ditangkap saat petugas melaksanakan patroli, pada Minggu 15 Agustus 2021. Peristiwa pembacokannya sendiri terjadi, pada 10 Agustus 2021,” katanya, kepada wartawan di Kosambi, Tangerang, Selasa (24/8/2021).

Dilanjutkan Wahyu, dalam menjalankan aksinya gerombolan gangster remaja ini kerap beraksi pada malam hingga dini hari. Mereka menyerang secara acak siapa saja yang ditemuinya di Jalan. Tidak jarang, serangan ini mematikan.

“Jadi saat itu korban bersama beberapa temannya hendak pulang. Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan para pelaku yang konvoi sambil mengacungkan senjata tajam. Korban kemudian berusaha putar arah,” jelasnya.

Saat tengah berusaha putar arah itu, korban terkena sabetan benda tajam pelaku hingga jatuh terjungkal. Pada saat itu, rekan-rekan pelaku lainnya langsung menganiaya korban dengan memukul dan menendangnya.

“Usai menganiaya korban, para pelaku melarikan diri. Sedangkan korban dibantu teman-temannya langsung dibawa ke RS Pakuhaji. Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Mauk dan berhasil diungkap,” sambungnya.

Dalam penangkapan ketiganya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, celurit, dan 3 unit telepon genggam. Selanjutnya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(Red/Hms)

Lebih baru Lebih lama