JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Tiga Pilar Pukul Mundur Massa Pengungsi Afghanistan di Kebon Sirih

Jakarta, Jendelaindo - Petugas keamanan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP membubarkan paksa aksi demonstrasi yang dilakukan pengungsi Afghanistan.
Hal ini menyusul tidak diindahkannya peringatan dari aparat kepolisian untuk membubarkan aksi. Pengungsi Afghanistan menggelar aksi demo di Gedung UNHCR, Menara Revindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021).
Petugas Brimob yang menggunakan roda dua berada pada barisan paling depan. Sementara, di belakangnya tersusun barikade polisi dengan menggunakan tameng.
Selanjutnya, barisan diakhiri mobil water canon dan mobil pengurai massa. Adapun di atas mobil pengurai massa, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thoriq menyerukan massa membubarkan diri mengingat wilayah Jakarta masih dalam masa PPKM Level 3.
“Mohon massa silakan untuk membubarkan diri. Silakan bubar! bubar! Saat ini DKI Jakarta masih berada pada PPKM Level 3,” ujar Guntur, Selasa (24/8/2021)
Massa saat ini terus dipukul mundur sampai mengarah ke lampu merah Tugu Tani. Adapun beberapa yang melawan diamankan oleh pihak kepolisian.(Red/Hms)
Lebih baru Lebih lama