JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan

Depok, Jendelaindo - Polres Metro Depok mengamankan lima pelaku penipuan dan penggelapan puluhan unit mobil rental. Dari kelima orang yang diamankan, dikomandoi seorang perempuan berinisial DD.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dari aksinya ini tersangka berhasi menggelapan 40 kendaraan roda empat. Kelompok ini beroperasi sampai Bekasi dan Karawang.

“Ada lima tersangka yang diamankan, dimana satu di antaranya adalah wanita yang menjadi kaptennya. Dia yang merencanakan, kemudian mengkoordinir empat pelaku lainnya,” ujar Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolres Depok, Rabu (15/9/2021).

“40 unit mobil berhasil dicuri dan digelapkan,” sambungnya.

Yusri menjelaskan, modus pelaku awalnya menyewa mobil dari beberapa tempat rental dengan mendatangi rental mobil untuk menyewa selama satu hingga dua bulan.

Agar makin percaya, tersangka DD membayar lunas sewa mobil kepada pemilik rental. Setelah mobil ada di tangannya, Dona selanjutnya menjualnya kepada orang lain.

“DD (Dona) ini dipercaya beberapa tempat rental mobil dengan alasan untuk sewa bisnis, untuk tamu dia. Atau juga perantara, menyewa untuk orang lain di daerah Depok dan Bekasi,” tuturnya.

Ketika mobil sudah disewa, lanjut Yusri, tersangka DD membawanya ke wilayah lain dan dijual seharga Rp70 juta per unit dengan bantuan empat tersangka lainnya.

“Biasanya dia jual di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Karawang. Satu unit dijual Rp 60-70 juta. Empat anggotanya itu bertugas mencari pembeli. Tiap ada hasil (sewa rental) langsung dijual,” tambahnya.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan pasal berlapis. “Mereka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 372, Pasal 378 KUHP (Penggelapan dan Penipuan), ancamannya 4-6 tahun penjara,” tukasnya.Red/Arf

Lebih baru Lebih lama