JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Baznas Kabupaten Tegal dan Baznas Jateng Santuni 427 Anak Yatim Yang Ortu Meninggal Karena Covid - 19

Tegal,Jendelaindo– Selama hampir 20 bulan musibah pandemi Covid-19, sebanyak 427 anak di Kabupaten Tegal kehilangan orang tua, baik ayah, ibu ataupun keduanya. Untuk membantu meringankan beban anak, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tegal dan Provinsi Jawa Tengah salurkan 206 paket berisi peralatan tulis, suplemen makanan, jajanan anak hingga perlengkapan mandi kepada perwakilan anak yatim di ruang rapat Bupati Tegal, Senin (18/10/2021) pagi.

Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya kepada muzaki yang telah menyalurkan infak atau mendermakan hartanya melalui Baznas. Umi pun mengimbau aparatur sipil negara (ASN) sebagai penyumbang terbesar di lembaga penyalur zakat, infak dan sedekah ini untuk meningkatkan partisipasinya.

“Kiranya sudah tidak ada keraguan lagi untuk kita berderma, menyalurkan zakat lewat Baznas. Saya yakin Baznas sudah sangat hati-hati dalam mentasarufkan bantuannya, termasuk kepada 427 anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19,” kata Umi.

Umi mengaku ikut merasakan kesedihan dan duka yang mendalam pada anak-anak yang ditinggal pergi orang tuanya. Namun kesedihan dan kenangan itu tidak harus membuat anak-anak berhenti berjuang meraih cita-citanya.

“Seberat apa pun tantangan yang akan dihadapi, harus dilalui. Oleh karena itu, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat sangat diperlukan untuk membuatnya tetap bersemangat,” pesannya.

Umi mengatakan anak-anak tersebut tidak cukup jika hanya diberikan bantuan sosial, melainkan perlu dukungan layanan psikososial dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal sebagai bentuk perhatian dan pengasuhan untuk menjamin masa depannya.

Untuk mengantisipasi terjadinya lost generation, Umi pun meminta Dinas Sosial Kabupaten Tegal memfasilitasi program bantuan sosial, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan layanan akses program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), dan bantuan iur jaminan kesehatan.

Sementara untuk menjamin masa depan pendidikannya, Umi meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal mengalokasikan program Yuh Sekolah Maning untuk mencegah risiko putus sekolah pada anak.

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Tegal Ahmad Rofiqi menjelaskan jika paket bantuan tersebut berasal dari pihaknya sebanyak 124 paket dan dari Baznas Provinsi Jawa Tengah sebanyak 82 paket. Adapun nilai per paket bantuan sebesar Rp 150 ribu.

“Kami sudah punya layanan aktif Baznas seperti Slawi Taqwa, Slawi Cerdas, Slawi Makmur dan Slawi Peduli. Semoga dengan layanan ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang belum beruntung, yang tertimpa musibah atau mungkin terlewat dalam merasakan kesejahteraan sosial,”.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama