JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kecelakaan Tragis Merenggut Nyawa Ibu dan Kedua Anaknya


Rembang, Jendelaindo - 
Kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura Desa Karanglincak Kecamatan Kragan nKabupaten Rembang tepatnya di depan Balai Desa Karanglincak, Jum’at malam (29/10) sekira pukul 20.55 WIB. Dalam peristiwa itu, seorang ibu dan dua anaknya meninggal dunia.

Sang ibu, Wasis Purnama Sari (33 tahun), sedangkan dua anak perempuannya, masing-masing berusia 12 tahun dan 6 tahun. Semua warga Desa Tegalmulyo Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Indra Jaya Syafputra, S.H.,S.I.K. melalui Kanit Laka Lantas Ipda Yuli Sri Mulyani, S.H., Pagi ini, Senin ( 1/11/2021) menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP aparat kepolisian, semula Wasis Purnama Sari mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah timur ke barat.

Sesampainya di TKP, ada kendaraan parkir di badan jalan sebelah selatan. Pengendara motor pun kemudian menghindar ke kanan. Namun sepeda motor oleng dan terjatuh.

Dalam waktu bersamaan, di belakang sepeda motor berjalan truk gandeng yang dikemudikan Rubiantoro (26 tahun), warga Desa Tegal Timur Kecamatan Panggung Timur, Kabupaten Tegal. Karena jarak sudah sangat dekat, 3 korban terlindas roda belakang sebelah kiri truk gandeng tersebut.

“Jadi posisinya berjalan beriringan. Motor menghindari kendaraan parkir, oleng ke kanan, terjatuh. Setelah itu, korban terlindas truk gandeng, dari arah yang sama, “ ujarnya.

Usai kejadian itu, ketiga korban meninggal dunia, karena mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan polisi menggelar penanganan kasus kecelakaan, dengan memeriksa saksi maupun sopir truk gandeng.

Red/hMS

Lebih baru Lebih lama