BREAKING NEWS Akibat 25 Sapi Positif PMK, Pemkab Magetan Kini Lockdown 2 Kecamatan ➤ Pukesmas Plaosa Tak Izinkan Gunakan Ambulan, Pasien Malah Disuruh Berbohong ➤ Akibat Larang Wartawan Untuk Meliput, Ketua MOI Magetan Layangkan Somasi ➤ Ratusan Warga Wadasmalang Kebumen, Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Korupsi ➤ Lambat Terima Suplay BBM Dari PERTAMINA, Keberakatan Cantika 77 Molor Sehari ➤ Keterbatasan Listrik di Kasonaweja Berasalan Dana? ➤ PBG Dan Status Lahan Pembangunan Balai Desa Wanasari Patut Di Pertanyakan ➤ Waspada Awal Musim Kemarau, 5 Hektar Lahan di Kalteng Kebakaran ➤ Master Limbad Hadiri Acara Silaturahmi di Pemkot Tegal ➤ Usai Lebaran, Jasa Pijat Urut Laris Bockingan ➤ Banjir di Kabupaten Poso Telah Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada ➤ Banjir Landa Tiga Kecamatan Di Purwakarta, Akses Jalan Pemukiman Warga Alami Kerusakan ➤ Kpk Tetapkan Bupati Bogor "ADE YASIN Atas Dugaan Korupsi ➤ Wow! 3 Pasangan Mesum di Kota Tegal Terjaring Satpol PP ➤ Pemkot Tegal Serahkan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2022 ➤ Tempat Hiburan Malam di Kota Tegal Diimbau Tutup Sementara ➤ Sastrawati Kawakan Asal Tegal, "Diah Setyowati Turut Semarakan Acara Bhaksos Jendelaindo ➤ Media Jendelaindo Giat Sinergitas Kepedulian dan Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan ➤www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Oknum Polisi Kasat Reskrim Boyolali Dicopot, Usai Lecehkan Korban Pemerkosaan


Boyolali, Jendelaindo - Lantaran diduga melakukan pelecehan verbal terhadap perempuan korban perkosaan, Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin dicopot dari jabatannya.


Pencopotan Eko tersebut disampaikan Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, Selasa (18/01/2022).


Morry juga menyampaikan permintaan maaf atas pelanggaran kode etik yang dilakukan anak buahnya tersebut. "Saya atas nama Kapolres Boyolali memohon maaf kepada seluruh warga Boyolali, Yang bersangkutan dinonaktifkan sebagai pejabat Kasat Reskrim Polres Boyolali," ujarnya


Pencopotan Eko tersebut didasarkan atas surat telegram dari Kapolda Jateng bernomor: ST/83 /I/ KEP/ 2022 tertanggal 18 Januari 2022.


Sebagai pengganti Eko, telah ditunjuk AKP Donna Briyadi yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Banjarnegara.


"Setelah dicopot, oknum perwira ini diperiksa oleh Bidang Propam Polda Jateng," jelasnya.


Pemeriksaan ini, kata Morry, masih dilakukan terhadap Eko, pelapor maupun saksi-saksi dari internal penyidik.


Dugaan pelanggaran etika ini terjadi ketika Eko bertemu perempuan berinisial R (28) asal Simo, Kabupaten Boyolali di Mapolres Boyolali, Senin (17/01/2022).


Saat itu R tengah melaporkan perkosaan yang dialaminya di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Eko diduga melontarkan kata-kata yang tidak pantas terhadap R, yang membuat R melaporkannya ke Polda Jateng.


“Kami memberanikan diri untuk melaporkan dugaan pelanggaran etik dan profesi ini, dengan tujuan memperbaiki pelayanan Polri kepada masyarakat,” tegas pengacara pelapor, Hery Hartono.


Hery juga mengklaim, pelecehan verbal yang diucapkan Eko telah menyebabkan menyerang psikis kliennya. Sebab pada saat melapor R tengah mengalami musibah.


Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat dikonfirmasi membenarkan pencopotan perwira Polres Boyolali tersebut.


"Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga, yang telah melaporkan dugaan pelecehan dan pelanggaran etika yang dilakukan oleh anak buah saya," jelasnya.


Luthfi menegaskan, Eko akan ditindak dan diproses sesuai peraturan yang berlaku.


“Tidak ada kata tebang pilih dalam prosesnya,” tandas dia.


Laporan : Dewi

Editor : Arief Ferdianto

Lebih baru Lebih lama