JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pemkab Tegal Tabur 18 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Cacaban

Tegal,Jendelaindo– Pemkab Tegal bersama Paguyuban Slawi (PS) dan Yayasan Bakrie Amanah menebar 18 ribu benih ikan nila di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal, Senin (18/10/2021). Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono berharap selain memperkuat ekosistem waduk, penebaran benih ikan tersebut dapat meningkatkan citra kawasan sebagai destinasi wisata air dan pemancingan terbesar di Kabupaten Tegal.

Sebelumnya berlangsung acara pengukuhan pengurus Paguyuban Slawi periode 2020-2024, sebuah forum komunikasi warga Kabupaten Tegal yang tinggal di Jabodetabek yang dilanjutkan dengan penyerahan logistik beras kepada warga sekitar yang kurang mampu.

Joko berharap, Paguyuban Slawi mampu bersinergi bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa pemulihan ekonomi pasca pandemi yang memerlukan kerja kolaboratif.

“Perlu kerja sama sinergis dan pola kerja kolaboratif untuk mendayagunakan potensi dan sumber daya yang ada guna mengatasi berbagai persoalan seperti kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan sosial hingga investasi penanaman modal untuk menggerakkan perekonomian daerah,” kata Joko.

Jabodetabek menurutnya tidak hanya hanya pasar strategis penjualan produk UMKM, melainkan juga komoditas hasil pertanian, peternakan dan perikanan. Untuk itu, Joko meminta warga Paguyuban Slawi bisa mempromosikan produk unggulan Kabupaten Tegal, termasuk pariwisata,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Slawi Darmawan mengungkapkan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan Pemkab Tegal dalam mempromosikan produk unggulan Kabupaten Tegal.

“Meskipun tinggal di Jabodetabek, kami merasa masih orang Kabupaten Tegal. Sehingga dengan berdirinya organisasi ini menjadi semangat baru bagi kami, meneguhkan komitmen untuk berperan lebih memajukan tanah kelahiran,” katanya.

Ditemui usai penaburan benih ikan, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal Khofifah mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari rencana penaburan 320 ribu benih ikan tahun ini. Tahun depan, pihaknya menyiapkan 520 ribu benih ikan untuk ditabur di wilayah perairan umum daerah di Kabupaten Tegal. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama